| Nilai kalori |
|
|
|
| Written by Ani P. Wicaksono | |
| Tuesday, 06 March 2007 | |
|
Yth dokter,
Saya seorang ibu dengan 1 anak. Masalah yang saya hadapi adalah setelah melahirkan hingga sekarang berat badan saya tidak kembali ke berat semula. Usia saya 34, TB 153 cm, BB 60, Saya menginginkan apa saja yang harus saya konsumsi (dengan asupan kalori yang pas), supaya BB saya menjadi normal. Oh ya lingkar perut saya mencapai 84 cm, adakah indikasi penyakit berat pada diri saya, dokter? Terima kasih. Beta Jipy Jawaban: Dear Ibu beta Jipy Kenaikan BB pada ibu setelah melahirkan memang menjadi masalah pada ibu yang ingin menjaga kecantikan dan penampilannya. Pada email yang ibu kirim tidak dijelaskan ibu masih menyusui sendiri atau menggunakan susu tambahan. Di samping itu juga tidak disebutkan berapa usia bayi yg dilahirkan. Apabila ibu masih menyusui sendirinya dan bayi masi dibawah umur 1 tahun kami sarankan tidak perlu diit ketat karena dengan menyusui sendiri, proses penurunan BB akan berjalan secara alamiah hingga BB kembali normal. Pada diitnya disarankan dengan asupan kalori + 2000 kalori dengan protein kurang lebih 80 gr per hari. Asupan tersebut bila diterjemahkan dalam bentuk makanan menjadi 3 x makan lengkap, 2 x snack dan 2x minum susu. Nasi/penukarnya dapat dikonsumsi kurang lebih 150 – 200 gr setiap sekali makan, sedangkan utk lauk hewani (daging dan penukarnya) dan nabati (tahu-tempe atau penukarnya) maksimal 100 gr setiap kali makan. Di samping itu konsumsi sayuran dan buah-buahan sangat dianjurkan untuk mempertahankan asupan vitamin, mineral dan serat. Sebagai selingan disarankan menggunakan bahan makanan yang kaya sumber protein seperti bubur kacang ijo, atau pudding sari kedelai karena akan bermanfaat untuk memperbanyak ASI. Apabila ibu tidak menyusui sendiri atau bayi sudah mendapatkan susu tambahan atau makanan tambahan lainnya kami sarankan ibu untuk menjalani diit. Diit yang disarankan kurang lebih 1700 kalori dengan protein kurang lebih 55 gr perhari. Bila diterjemahkan dalam bentuk makanan maka dianjurkan dengan pembagian makanan 3 x makan lengkap, 2 x snack dan 1 x minum susu. Pembatasan sumber karbohidrat baik dari makanan pokok maupun dari minuman manis sangat dianjurkan. Untuk lauk pauk baik dari hewani maupun nabati dibatasi masing-masing kurang lebih 50 gr (sama dengan 1 potong paha bawah dan 1 potong tempe/tahu) untuk setiap kali makan. Konsumsi sayuran dan buah-buahan sangat dianjurkan untuk menjaga asupan vitamin, mineral dan serat. Alangkah lebih baiknya bila sayuran dan buahan-buahan dikonsumsi sebelum makan nasi dan lauk pauknya. Sebagai makanan selingan disarankan dari kelompok sayuran dan buah-buahan atau pudding. Untuk susu disarankan menggunakan susu dari kelompok non fat (susu tanpa lemak). Ukuran lingkar perut saja memang belum bias menggambarkan adanya penyakit tertentu. Tetapi dari beberapa penelitian bahwa Ratio Lingkar Perut dan Lingkar Pinggang >0,85 pada wanita dan > 1 pada laki-laki dapat menggambarkan adanya risiko obesitas yang akan berdampak pada risiko penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit degeneratif lainnya. Demikianlah informasi yang dapat disampaikan untuk lebih jelasnya disarankan untuk menjumpai ahli gizi di rumah sakit terdekat. Salam Ani P. Wicaksono |
|
| Last Updated ( Tuesday, 21 December 2010 ) |
| < Prev |
|---|


