Menu Content/Inhalt
Profil arrow Ragam Berita arrow Gemuk Bukan Berarti Tak Sehat

Utama

Profil
Beranda

Statistic Counter

1,522,153Visitors:
385Visitors today:
515Visitors yesterday:
485.76Visitors per day: Ø
11,755,534Page views:
2,326Page views today:
3,295Page views yesterday:
3,751.49Page views per day: Ø
7.72Page views per visitor: Ø
402Page views this page:
1Your own page views:
0%JavaScript enabled:
max.
320Max. online:
2008-07-21, 06:12:11at (date):
1,566Max. visitors per day:
2008-11-17at (date):
24,099Max. page views per day:
2011-09-09at (date):
 
© 2006 mob-i-co
Gemuk Bukan Berarti Tak Sehat PDF Print E-mail
Written by Irfan Arief   
Wednesday, 28 December 2011
Selama bertahun-tahun, kita telah mendengar tentang bahaya obesitas. Para ahli mengatakan orang gemuk lebih mungkin terkena serangan jantung, stroke, dan diabetes. Tapi, studi baru sekarang mendapati bahwa orang gemuk mungkin sehat.
 
Dokter menggunakan pengukuran yang disebut Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk mengetahui apakah seseorang tersebut kurus, normal atau gemuk. Perhitungan yang mudah ini berdasarkan tinggi dan berat badan. Jika IMT Anda lebih dari 30, berarti anda mengalami obesitas.

Beberapa tahun lalu, para peneliti Kanada mengembangkan ukuran yang lebih canggih, yang disebut Edmonton Obesity Staging System (EOSS). Sistem ini mengklasifikasikan orang gemuk dalam lima kategori, atau tahapan, berdasarkan faktor-faktor resiko seperti tekanan darah, nyeri dada, dan kelelahan.

Untuk mengevaluasi EOSS, Jennifer Kuk dari York University, Toronto dan koleganya meneliti catatan kesehatan ribuan pasien dari sebuah klinik di Texas. Setiap pasien dimasukkan ke dalam kelompok risiko  sistem Edmonton berdasarkan sejarah medis rata-rata 16 tahun.

"Ketika kami melakukannya, kami melihat bahwa penderita obesitas yang dikategorikan dalam kelompok risiko rendah menurut Sistem Tahap Edmonton, memiliki risiko kematian yang sama dibandingkan orang-orang dengan berat badan normal dalam sampel itu. Dan, mereka bahkan beresiko lebih rendah untuk meninggal karena penyakit jantung," jelas Kuk.
 
Banyak orang gemuk, tapi sehat yang kewalahan untuk menurunkan berat badan. Kuk mengatakan mungkin itu bukan pendekatan yang terbaik untuk orang yang makan dengan baik dan aktif secara fisik, walaupun kelebihan berat badan beberapa kilo.

"Ada individu gemuk yang sehat, dan individu itu mungkin sebenarnya tidak mendapat manfaat dari penurunan berat badan," tambah Kuk. "Sebaliknya, kita harus berfokus pada gaya hidup sehat yang meliputi olahraga dan diet yang baik, dan mungkin orang-orang yang sehat itu tidak perlu terlalu berfokus pada penurunan berat dan hanya berfokus pada upaya agar tidak bertambah gemuk."

Sistem Edmonton ini dikembangkan oleh para periset di University of Alberta, dan digunakan bersamaan dengan skala tradisional IMT. Tapi karena lebih rumit dari sekedar menggunakan Indeks Massa Tubuh, EOSS kurang mendapat sambutan.

Penelitian Jennifer Kuk ini dimuat dalam jurnal Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism. http://www.voanews.com/indonesian/news/Gemuk-Bukan-Berarti-Tak-Sehat-128323338.html
 
< Prev   Next >

Info Terkini

Sample Image
Read more...