Menu Content/Inhalt
Beranda arrow Jantung Anak arrow ASD sekundum

Utama

Beranda
Profil

Statistic Counter

1,186,142Visitors:
134Visitors today:
879Visitors yesterday:
439.27Visitors per day: Ø
9,716,108Page views:
1,785Page views today:
5,234Page views yesterday:
3,598.25Page views per day: Ø
8.19Page views per visitor: Ø
852Page views this page:
1Your own page views:
0%JavaScript enabled:
max.
320Max. online:
2008-07-21, 06:12:11at (date):
1,566Max. visitors per day:
2008-11-17at (date):
24,099Max. page views per day:
2011-09-09at (date):
 
© 2006 mob-i-co
ASD sekundum PDF Print E-mail
Written by Irfan Arief   
Friday, 03 August 2007
Yth. Dokter ahli jantung di PJNHK,
 
Putri saya umur 2.5 tahun, didiagnosis menderita ASD sekundum di sisi kanan atas. Pertumbuhan putri saya memang kurang normal, dimana berat badan hanya 10 kg, tetapi tinggi cukup normal dan perkembangan otak sangat baik.
 
Lubang ASD berdasarkan echo doppler diperkirakan berukuran 13 - 18 mm (ellips) tetapi dengan rim sebelah atas yang sempit sehingga menurut dokter tidak mungkin dipasang ASO, harus dioperasi.
 
Pertanyaan kami adalah: 
  1. Apa fungsi kateterisasi? Apakah hanya untuk memastikan ukuran lubang?
  2. Dapatkah tahap kateterisasi dilewatkan? Langsung ke operasi
  3. Dalam melakukan kateterisasi apakah pasien dibius, saya mengkhawatirkan putri saya yang tidak bisa diam jika sedang diperiksa
  4. Jika dipasang ASO apakah bisa untuk selamanya atau hanya berlangsung beberapa tahun dan harus diganti secara periodik?
  5. Saya mendengar untuk melakukan operasi terdapat antrian yang cukup panjang? Berapa lama biasanya waktu tunggu dari pendaftaran ke tanggal operasi?
  6. Jika operasi bagian mana yang dibuka? bekas operasi apakah dapat hilang?
  7. Operasi untuk kasus putri saya biasanya berlangsung berapa lama? Berapa kali pengalaman PJNHK melakukan operasi serupa?
  8. Berapa lama proses penyembuhan pasca operasi, apakah ada kontrol ulang (rawat jalan)?
  9. Dengan operasi apakah bisa diharapkan tidak ada gangguan jantung lagi pada putri saya?
  10. Penyakit ini apakah mungkin diturunkan kepada cucu saya kelak bila putri saya menikah?
 Demikian pertanyaan kami, terimakasih atas responnya.
 
Hormat kami,
Nanang & keluarga
 
Jawaban:

Yth. Bapak Hanang dan Keluarga,
 
Pertama-tama saya ucapkan terima kasih, Bapak telah menggunakan website kami sebagai media komunikasi.
Pertanyaan Bapak cukup banyak, baiklah saya coba menjawabnya satu persatu:
 
Jawaban pertanyaan 1) dan 2) Fungsi kateterisasi: untuk memastikan diagnosis, bila dengan echo masih ada keraguan. Bila echo sudah memastikan ada  lubang sekat serambi (ASD) atau lubang sekat bilik (VSD), maka kateterisasi biasanya dikerjakan bila ada keraguan mengenai besar aliran lewat lubang. Kalau lubangnya besar -> operasi, tak perlu kateterisasi; tapi kalau kecil dan dokter ragu perlu operasi apa tidak -> katetreisasi menghitung besar aliran lewat lubang (flow rasio), bila nilainya dibawah 1.5 -> tak perlu operasi, seumur hidup anak akan menjalani kehidupan yang normal.
 
Bila lubang besar tetapi tekanan pembuluh darah paru tinggi (hipertensi pulmonal) -> perlu kateterisasi untuk mengetahui kondisi tahanan pembuluh darah paru, bila nilainya terlalu tinggi dan dengan tes oksigen 100% tak turun -> operasi tidak boleh dikerjakan (bahaya!). Kalau umur masih 2,5 tahun biasanya tahan paru rendah.
 
Pertanyaan 3) Prosedur kateterisasi dikerjakan dengan anestesi umum, diberi obat sehingga tidur. Bila perlu dikerjakan oksigen test -> dipakai alat bantu nafas (ventilator), anak selain tidur juga diberi obat pelemas otot.
 
Pertanyaan 4) ASO dipakai selamanya, tak perlu diganti-ganti.
 
Pertanyaan 5) Waktu tunggu operasi tak tentu, kalau musim libur sekolah bisa panjang karena banyak anak yang ingin dioperasi pada masa itu. Umumnya waktu tunggu berkisar 2 - 4 minggu, kadang-kadang bisa lebih cepat. Pastikan bahwa gigi dan THT (telinga hidung tenggorokan) tak bermasalah. Kalau perlu cabut gigi, operasi dikerjakan biasanya 1 bulan sesudah cabut gigi, bila ada infeksi telinga, perlu diterapi dulu.
 
Pertanyaan 6) Bagian dada yang dibelah adalah memanjang ditengah (tulang sternum), bekas operasi akan terlihat sebagai jaringan parut, seperti luka biasa yang sudah sembuh. Kadang-kadang dibuat belahan melintang di bawah payudara (tepi bawah BH), maksudnya bila sudah besar dan ingin pakai bikini, bekas operasi tak tampak.
 
Pertanyaan 7) Prosedur operasi (buka tutup kulit) berkisar 1.5 - 2 jam, tetapi dengan persiapan pasang infus, pembiusan dll berkisar 4 jam. Sampai sekarang ASD yang dioperasi di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita sudah lebih
dari 500 kasus, angka keberhasilannya diatas 95%.
 
Pertanyaan 8)
Setelah operasi biasanya semalam di ICU, terus pindah ke ruang intermediate semalam, dan 4-5 hari kemudian sudah pulang, bila tak ada masalah (infeksi dll). Seminggu kemudian kontrol, buka jahitan dan setelah itu bisa pulang ke daerah, untuk di follow up oleh dokter setempat.

Pertanyaan 9)
Umumnya ASD setelah dioperasi tak ada masalah lagi, dan hidup sebagai anak dengan jantung normal.
 
Pertanyaan 10)
ASD memang tergolong penyakit jantung bawaan yang bisa diturunkan, tapi jarang.
 
Demikian jawaban saya, mudah-mudahan Bapak puas.
 
Terima kasih,
Dr. Anna Ulfah Rahayoe, SpJP
Last Updated ( Monday, 06 August 2007 )
 
< Prev   Next >

Info Terkini

ASIA PCR Singapore Live Demo
National Cardiovascular Center
Harapan Kita
Langsung di Singapore
13 Januari 2012 di Singapore.
Read more...