| Diabetes |
|
|
|
| Written by Ani P. Wicaksono | |
| Monday, 02 July 2007 | |
|
Yth. Ahli Gizi PJNHK Yang ingin saya tanyakan adalah, apakah dan bagaimanakah diabetes diturunkan? Sebab menurut informasi yang saya baca dan dengar, diabetes itu diturunkan oleh garis ibu. Jadi bila yang terkena diabetes itu bapak, maka anak tidak akan terkena, tapi kalau yang kena ibu maka anak akan menurun pada anak tersebut. Oh, ya pada saat ini saya juga menderita overweight dengan BMI 26, lingkar pinggang 87 cm. Sungguh hal ini sangat membuat saya khawatir, karena upaya saya mengurangi BB belum juga berhasil. Saya sudah berusaha dengan mengurangi porsi makan (nasi) dan memperbanyak sayuran. Untuk itu mohon advice dari pengasuh. Terima kasih banyak saya ucapkan. Terima kasih, Jawaban: Dear Beta Jipy, Terima kasih atas kepercayaannya, dan telah menggunakan website kami sebagai media komunikasi. Menjawab pertanyaan Anda, penyakit diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme karbohidrat. Berdasarkan jenisnya ada diabetes yang didapat melalui keturanan ada pula yang muncul akibat pola makan dan pola hidup yang salah. Pada penderita penyakit Diabetes Melitus yang didapat melalui keturunan, ayah maupun ibu mempunyai potensial untuk menurunkannya baik secara langsung maupun tidak langsung (carier). Yang perlu diwaspadai adalah waktu munculnya penyakit tersebut apakah terjadi pada usia muda atau terjadi pada usia yang lebih lanjut. Sedangkan pada penderita diabetes melitus yang terjadi akibat pola hidup dan pola makan yang salah lebih banyak terjadi pada usia lanjut. Mengingat kemungkinan timbulnya penyakit dibates melitus lebih cepat maka dari mulai usia muda perlu untuk menghindari pola hidup dan pola makan yang cenderung untuk menyebabkan penyakit diabetes melitus. Upaya yang perlu dilakukan adalah menghindari kegemukan, menghindari konsumsi gula yang berlebihan dan makanan tinggi karbohidrat, selalu berolahraga teratur, cukup banyak mengkonsumsi serat (Sayuran dan buah-buahan). “Beta Jipy” yang khawatir sangat disayangkan data yang dikirimkan tidak lengkap seperti umur, jenis kelamin, BB, TB, dan aktifitas sehari-hari sehingga kami sarankan untuk menurunkan berat badan selain mengurangi porsi makan juga melakukan olahraga yang rutin. Untuk pola makan disarankan makan pagi dan makan malam porsinya kecil dan untuk makan siang porsinya cukup. Diluar jam makan pokok disarankan tidak ngemil tidak dapat ditahan dapat digantikan dengan buah yang banyak air. Untuk makan pokok disarankan untuk makan sayuran dan buah terlebih dahulu baru makan nasi dan lauk pauknya. Demikian saran kami untuk lebih jelasnya dapat menghubungi poliklinik gizi di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Demikianlah jawaban yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Salam Ani P. Wicaksono |
|
| Last Updated ( Tuesday, 21 December 2010 ) |
| < Prev | Next > |
|---|


