|
Tidak pernah mengalami biru |
|
|
|
|
Written by Irfan Arief
|
|
Monday, 06 August 2007 |
|
Dear dokter Anna, Terima kasih Dr. Anna Ulfah Rahayoe, SpJP atas jawaban dari pertanyaan saya. Penjelasan dokter memberikan saya gambaran tentang kondisi yang terjadi pada anak saya tetapi masih ada hal-hal yang mengganjal di hati kami sebagai orang tua. Sekarang kami sertakan hasil Echo terakhir tahun 1999 di HCoS Surabaya: RVIDd 9,1 mm ; IVSd 11,9 mm ; IVSs 10,1 mm ; LVIDd 32,8 mm ; LVIDs 35,2 mm ; LVPWd 10,1 mm ; LVPWs 10,1 mm ; LVM 120 g ; LVDs 25,4 mm ; FS 46,77% ; VSD 2,11 m/s ; SD 17,75 mmHg 2D-MEASUREMENTS : tak tampak echo drop pada IVS dan IAS, Katup mitral dan tricuspid normal.
Conclusion: M-mode :tampak adib pada katup pulmonal , tak ada paradoksal IVS. Doppler Echo: tampak high systolic flow LV---RV subaortic, Doppler warna : tampak mozaik LV---RV D/ VSD small
Yang ingin saya tanyakan: - Mana dari data diatas yang menunjukkan ukuran lubang VSDnya?
- Apakah ukuran lubang tersebut bisa membesar, faktor apa pemicunya?
- Hasil pemeriksaan terakhir, hari kamis lalu bunyi bising semakin keras. Artinya?
- Biasanya pada kasus VSD walaupun jarang pasti pernah mengalami biru, tetapi kenapa anak saya dari kecil hingga sekarang tidak pernah mengalami biru?
- Apakah benar untuk kondisi VSD ini membutuhkan sangat banyak oksigen?Apakah susah konsentrasi yang dialami anak saya karena kekurangan oksigen karena banyak dibutuhkan untuk jantungnya?
- Apakah setelah operasi bunyi bising tersebut akan hilang?
Maaf dokter kalau saya banyak bertanya, terus terang sangat sulit untuk mengambil keputusan harus operasi. Tetapi jika memang itu jalan yang terbaik saya ingin benar-benar yakin bahwa anak saya akan jadi lebih baik. Terima kasih atas perhatiannya. Wassalam, Arie |
|
Read more...
|
|
|
Written by Irfan Arief
|
|
Friday, 03 August 2007 |
|
Yth. Dokter ahli jantung di PJNHK, Putri saya umur 2.5 tahun, didiagnosis menderita ASD sekundum di sisi kanan atas. Pertumbuhan putri saya memang kurang normal, dimana berat badan hanya 10 kg, tetapi tinggi cukup normal dan perkembangan otak sangat baik. Lubang ASD berdasarkan echo doppler diperkirakan berukuran 13 - 18 mm (ellips) tetapi dengan rim sebelah atas yang sempit sehingga menurut dokter tidak mungkin dipasang ASO, harus dioperasi. Pertanyaan kami adalah: - Apa fungsi kateterisasi? Apakah hanya untuk memastikan ukuran lubang?
- Dapatkah tahap kateterisasi dilewatkan? Langsung ke operasi
- Dalam melakukan kateterisasi apakah pasien dibius, saya mengkhawatirkan putri saya yang tidak bisa diam jika sedang diperiksa
- Jika dipasang ASO apakah bisa untuk selamanya atau hanya berlangsung beberapa tahun dan harus diganti secara periodik?
- Saya mendengar untuk melakukan operasi terdapat antrian yang cukup panjang? Berapa lama biasanya waktu tunggu dari pendaftaran ke tanggal operasi?
- Jika operasi bagian mana yang dibuka? bekas operasi apakah dapat hilang?
- Operasi untuk kasus putri saya biasanya berlangsung berapa lama? Berapa kali pengalaman PJNHK melakukan operasi serupa?
- Berapa lama proses penyembuhan pasca operasi, apakah ada kontrol ulang (rawat jalan)?
- Dengan operasi apakah bisa diharapkan tidak ada gangguan jantung lagi pada putri saya?
- Penyakit ini apakah mungkin diturunkan kepada cucu saya kelak bila putri saya menikah?
Demikian pertanyaan kami, terimakasih atas responnya. Hormat kami, Nanang & keluarga |
|
Last Updated ( Monday, 06 August 2007 )
|
|
Read more...
|
|
|
Penyempitan aorta dan klep bermasalah |
|
|
|
|
Written by Irfan Arief
|
|
Thursday, 02 August 2007 |
|
Kepada Dokter/tim dokter di PJNHK Dengan Hormat,
Saya ingin bertanya mengenai anak saya, sebelumnya beberapa informasi yang dapat saya sampaikan mengenai anak saya: - Umur: 5 Bulan (lahir 25 September 2003)
- Jenis kelamin: laki-laki
- Berat badan: 6.5 kg
- Lingkar kepala: 42.5 cm
- Masalah tampak luar: berkeringat di kepala, bibir dan kuku tampak biru, nafas susah, belum bisa tengkurap sendiri, gampang lelah ketika menyusui
- Test yang sudah dilakukan : foto torax, ekg, echo
- Diagnosa dokter: terdapat penyempitan aorta dari jantung menuju paru, dan terdapat masalah klep jantung (atau dinding jantung berlubang)
- Tindakan yang harus dilakukan : operasi atau balon dalam waktu 2 minggu.
Pertanyaan saya: - Bagai mana cara mengkoreksi kelainan tersebut?
- Berapa biayanya?
- Berapa tingkat keberhasilannya?
- Bagaimana dengan pertumbuhan anak saya setelah dioperasi/dibalon?
- Apa efek sampingnya?
Terima kasih, Gatot Simarangkir |
|
Read more...
|
|
|
Written by Irfan Arief
|
|
Wednesday, 01 August 2007 |
|
Yth. Team Dokter PJNHK, Saya orang tua dari Muhammad Aqyl Athallah Sukirno. 2 minggu yang lalu anak saya dideteksi mengidap kelainan jantung. Aqyl sudah kami bawa ke PJNHK dan sudah melakukan beberapa tahap mulai dari konsultasi hingga ditemukan kelainan dengan dilakukan echo, rontgen, dan cat. Dari hasil kesimpulan di dapat sebagai berikut: - Semua aliran darah masuk ke jantung kanan sehingga jantung kanan jauh lebih besar dari jantung kirinya.
- Tekanan paru2 sudah sama dengan tekanan darah pada tubuh (normalnya kalau tidak salah 1/3). Hal ini yang menyebabkan Aqyl harus segera mungkin di operasi.
- Dari kesimpulan diagnosa dinyatakan sebagai TAPVD.
Yang ingin saya tanyakan adalah sebagai berikut: - Untuk kasus ini, operasi yang bagaimana yang akan dilakukan?
- Apakah PJNHK sudah pernah menangani kasus seperti ini sebelumnya?
- Seberapa besar tingkat keberhasilan operasi untuk kasus ini?
Mohon jawabannya segera mungkin.
Regards, Ariena Forlia Rosanty |
|
Read more...
|
|
|
Written by Irfan Arief
|
|
Wednesday, 01 August 2007 |
|
Pertanyaan: Kepada Yth . Dokter/ Team Dokter RSJHK Anak yang umur 4 tahun, sejak lahir sudah diketahui ada kelainan Down Syndrome dan ada masalah di jantungnya. Tapi waktu kecil belum pernah saya periksakan secara khusus. Pada bulan Nov 2003 masuk RS 12 hari karena Broncho Pneumonia dan sesak, dan setelah sembuh diechokardiografi di surabaya dan hasil diagnosisnya ASD sekundum kecil 1 x 0,7 cmm + hipertensi pulmonal ringan. Sesuai untuk amplazer/operasi.
Pada bulan Feb 2004 dikateterisasi di Surabaya dengan Kesimpulan ASD sekundum dengan flow ratio 4,3. Tidak terdapat hipertensi pulmonal. Saran operasi tutup ASD. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan. - Kenapa lubang ASDnya membesar dalam waktu yang relatif singkat? Kelainan anak saya termasuk ringan atau berat. Apa maksudnya flow ratio 4,3.
- Kalau lubangnya besar apa berarti tidak bisa diamplatzer, maksimal lubang berapa mm bisa diamplatzer. Saya juga bingung untuk mengambil keputusan amplatzer atau operasi.
- Kenapa anak saya tidak ada keluhan seperti biru, atau gampang lelah kalau berlari-lari. Perkembangan anak saya cukup bagus, berat 17 kg. Dulu waktu dibawah 3 tahun memang sering batuk pilek dan muntah, tapi apa karena alerginya.
- Seandainya tidak saya operasikan, apa akibatnya.
- Saya pernah bincang2 dengan orang tua pasien anak yang sudah dioperasi di RSJHK, dan menurut mereka untuk operasi diperlukan transfusi darah cukup banyak (+- 6 orang), dan kita harus mempersiapkan sendiri karena khawatir darah PMI kosong, apa memang demikian, maksud saya supaya bisa mempersiapkan jauh-jauh hari.
- Kalau sudah diperasi berapa lama harus opname di RS. Kalau boleh tahu berapa lama di ICU atau di ruang intermediate Apa beda ICU dan SICU.
- Apa ada efek samping dari operasi, mengingat anak saya ada kelainan DS.
Terima kasih sebelumnya, jika dokter berkenan menjawab pertanyaan saya. Mohon maaf cukup banyak pertanyaan saya.
Hormat Kami Ibu Fani - Surabaya |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Next > End >>
|
| Results 325 - 333 of 367 |