|
Unit Pelayanan Diagnostik Invasif |
|
|
|
|
Written by Irfan Arief
|
|
Thursday, 18 January 2007 |
|
Lokasi terletak di Gedung Utama lantai 2 pada sayap kanan dengan nomor telpon 5681111 ekstension 1251. Merupakan unit yang memberikan pelayanan terhadap pemeriksaan diagnostik (menentukan diagnosa) secara invasif pada kelainan jantung dan pembuluh darah. Dikatakan invasif oleh karena prosedur yang dilakukan untuk memeriksa jantung dengan memasukkan selang/kateter kecil melalui pembuluh darah. Tindakan diagnostik invasif yang dapat dilakukan, antara lain: Penyadapan Jantung kanan dan kiri, Angiografi Valvuler, Angiografi Kongenital, Koronarografi, Arteriografi, Venografi, Elektrofisiologi, Ventrikulografi dengan zat kontras, Flebografi. Berbagai kasus kelainan jantung dan pembuluh darah juga dapat diatasi tanpa memerlukan tindakan operasi. Tindakan ini dikenal dengan istilah intervensi non-bedah. Tindakan intervensi non-bedah, antara lain: BMV (Baloon Mitral Valvuloplasty) Transeptal Merupakan intervensi non bedah untuk melebarkan katub mitral yang menyempit. Pusat Jantung Nasional Harapan Kita termasuk diantara rumah sakit yang berpengalaman dalam melakukan tindakan ini di tingkat Asia sejak tahun 1988. BMV telah dilakukan pada 1000 pasien dengan tingkat keberhasilan 95% dan rata-rata lama rawat 2 hari. rimary Percutaneus Transluminal Coronary Angioplasty (Primary PTCA) Sangat membantu pasien dengan infark miokard akut. Tindakan ini sangat membutuhkan kecepatan triase, ketelitian dan kerjasama tim yang kuat dan harmonis. Amplatzer Ductal Occluder (Ado) & Amplatzer Septal Occluder (Aso) Tim Kardiologi Anak Pusat Jantung Nasional Harapan Kita telah mampu melakukan tehnik terbaru dalam menangani kelainan Jantung Bawaan pada Patent Ductus Arteriosus (PDA) dan Atrial Septal Defect (ASD) tanpa tindakan operasi. PDA dan ASD cukup ditutup dengan alat yang disebut Occluder, yaitu sebuah alat penutup yang bentuknya seperti jamur (mushroom) dengan panjang 7 mm dan tebal 0,1 mm. Keuntungan tindakan ini adalah : mengurangi lama rawat, tidak terdapat bekas luka sayatan operasi serta dilakukan tanpa menggunakan anestesi umum Angioplasty Koroner (PTCA) Penyempitan atau sumbatan pembuluh darah koroner dapat dilebarkan dengan Baloon. PTCA dapat dilakukan bersamaan dengan tindakan terkait lainnya misalnya pengeboran (Rotablator), pengerokan atau pemasangan stent dalam pembuluh darah. Pulmonal Valvuloplasty Dilakukan pada penderita dengan masalah penyempitan katup pulmonal dimana katup pulmonal yang menyempit tersebut dilebarkan dengan Baloon. Ablasi Tindakan Ablasi dilakukan untuk penderita Aritmia. Jejas tambahan (Accesory Pathway) yang telah di "mapping" dapat diablasi (di carter, dibakar) dengan kateter yang menggunakan radiofrekuensi. - Pemasangan pacu jantung (sementara atau menetap), pacu jantung biventrikuler. - Penutupan fistula dengan coil pada pembuluh darah kecil. - Pemasangan AICD (Automatic Implantable Cardioverter Defibrilator) pada penderita dengan masalah Ventrikel Takikardi atau Ventrikel Fibrilasi.
|
|
Last Updated ( Monday, 26 February 2007 )
|